Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, Agustus 23
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»DAERAH»Komite RSUD Daya Pertanyakan Jasa Medik
DAERAH

Komite RSUD Daya Pertanyakan Jasa Medik

admininBy admininSeptember 24, 2014Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

images(16)-1Makassar– Ratusan perawat dan dokter RSUD Daya mengatasnamakan Komite Keperawatan RSUD melakukan aksi unjuk rasa di depan pintu RSUD Daya.

Aksi yang diketuai Marlina yang juga selaku Kepala ruangan bangsal anak yang didampingi Dr. Nasri Arsyad, S.POB (dokter bedah Ortopedi), Dr. Rahmi (Kepala Lab. RSUD Daya) melakukan aksinya untuk meminta keterbukaan pada manajemen RSUD Daya.
Adapun tuntutan mereka itu pihaknya menyikapi jasa pelayanan medis, selain itu ia juga menuntut penyelesaian masalah uang jasa pelayanan medis yang tidak sesuai degan pembagian.
”
Kami melakukan aksi ini agar pihak RSUD Daya tentunya harus terbuka kepada kami apalagi mengenai proporsi pembagian uang jasa medis,”papar Marlina pimpinan pengunjuk rasa dalam orasinya
Sementara itu Dr. Nasri Arsyad, S.POB (dokter bedah Ortopedi) dalam pernyataan sikapnya menginginkan manajeman RSUD Daya diminta untuk membicarakan hal tersebut,”Tentu hal ini harus ada perwakilan dari masing-masing bagian,lalu kemudian kami juga meminta kepada Direktur RSUD Daya untuk selalu menoleh kebawah untuk memperhatikan nasib bawahannya,”tutur Dr Nasri Arsyad.
Setelah pengunras melakukan aksinya perwakilan pengunjuk rasa lansung mendapat perhatian oleh Direktur RSUD A.H. Iriani, yang didampingi Wakil Direktur RSUD Daya dr. Hartini Djafar dan juga Kapolsek Biring Kanaya Kompol Azis Yunus, S.IP di ruang rapat RSUD Daya.
Terkait dengan tuntutan pengunjuk rasa dikubu internal RSUD Daya ini Direktur utama RSUD Daya menanggapi bahwa permintaan pada pengunjuk rasa terkait manajemen pada RSUD Daya tentu pihak manajemen akan segera memenuhinya permintaan para pengunras ini dan hal ini adalah bentuk kesalapahaman di internal RSUD Daya.
“Jadi mulai pada tanggal 1 Oktober 2014 kami akan memberlakukan ceklock,kemudian kinerja terus ditingkatkan, harus peduli, efisiensi berapa jarum yang dipakai, baik pada jarum, alkohol yang dipakai, umumnya bagian Radiologi dan Laboratorium,”papar A.H. Iriani
Pertemuan yang dilakukan oleh masing-masing perwakilan nantinya pada tanggal 1 Oktober 2014,yang akan memberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku di RSUD Daya.
“Kami meminta kepada masing-masing perwakilan serta meminta kepada semua yang tidak terlibat untuk tetap bekerja seperti biasa,”tutur A.H. Iriani
Dengan dilakukannya pertemuan selama sejam oleh perwakilan pengunjuk rasa para pengunjuk rasapun membubarkan diri setelah
Direktur Rumah sakit umum daya usai melakukan pertemuan kepada pengunjuk rasa kepada wartawan mengatakan,orasi yang digelar oleh sejumlah Komite Keperawatan RSUD adalah bentuk kesalah pahaman dikubu internal kami.
“Sebenarnya dalam tuntutan mereka itu masih tahap kordinasi yang belum kesampaian kepada mereka jadi masalah internal terlalu di disampaikan pada khalayak ramai sehingga setelah kami memberikan penjelasan barulah mereka memahami,”ungkapnya
Ditanya soalnya perbaikan manajemen yang diminta para pengunjuk rasa ia mengatakan,kalau manajemen itu sudah baik hanya karena masalah jasa medik.
“Nah hal ini yang masih tahap kordinasi dan tentunya kami telah memberikan pemahaman setelah dilakukan pertemuan hingga mereka baru merasa paham,”katanya (sak)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
adminin
  • Website

Related Posts

GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan

Agustus 18, 2026

KOLOM: Percepatan RUU Perampasan Aset, Partisipasi Publik Vs Tekanan Politik? 

Agustus 18, 2026

Aktivis Desak Klarifikasi Setelah Korwil SPPG Pinrang Diduga Jabat Kepala Dapur Sidrap

Agustus 16, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Senam Rutin dan Penutupan Porseni Semarakkan HUT ke-81 RI di Lapas Maros

Agustus 22, 2026

Peringati HUT RI ke-81, 263 Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Terima Remisi Kemerdekaan

Agustus 20, 2026

GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan

Agustus 18, 2026

APAK dan GRH Desak IAS Ambil Sikap Tegas Demi Menjaga Marwah Partai Golkar dan Kepercayaan Publik

Agustus 18, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Kapan Pembangunan Pertanian di Camba Bisa Tersentuh Pemkab Maros ?

Agustus 2, 2014
Berita Terbaru
  • Senam Rutin dan Penutupan Porseni Semarakkan HUT ke-81 RI di Lapas Maros
  • Peringati HUT RI ke-81, 263 Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Terima Remisi Kemerdekaan
  • GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan
  • APAK dan GRH Desak IAS Ambil Sikap Tegas Demi Menjaga Marwah Partai Golkar dan Kepercayaan Publik
  • KOLOM: Percepatan RUU Perampasan Aset, Partisipasi Publik Vs Tekanan Politik? 
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.