Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, April 19
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»RAGAM»Kontroversi Pemagaran di Jalan Balangturungan: Klarifikasi Pemilik Tanah dan Bantahan Tuduhan
RAGAM

Kontroversi Pemagaran di Jalan Balangturungan: Klarifikasi Pemilik Tanah dan Bantahan Tuduhan

Indotim NewsBy Indotim NewsApril 12, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

MAKASSAR–  Isu pemagaran di Jalan Balangturungan, RT.03/RW.08 Kelurahan Daya, Kota Makassar, sempat viral di media sosial dan menimbulkan perdebatan publik.

Unggahan dari akun Makassar Info mengklaim bahwa pagar tersebut dibangun di atas fasilitas umum ( fasum ), sehingga menghambat akses kendaraan, termasuk mobil pemadam kebakaran.

Namun, pemilik tanah Jerry Andreas Daeng Nyonri, didampingi kuasa hukumnya Adiarsa, SH., MH., membantah tuduhan tersebut dan memberikan klarifikasi terkait persoalan yang berkembang.

Menurut Adiarsa, pembangunan pagar dilakukan di atas tanah milik pribadi, bukan fasilitas umum seperti yang dinarasikan dalam unggahan viral.

Ia menyebut bahwa keluarga kliennya memiliki administrasi tanah yang sah, sesuai dengan ukuran 6 are yang telah diakui oleh pihak berwenang, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Jika ada pihak yang ingin memprotes, sebaiknya dilakukan melalui jalur hukum, bukan dengan membangun narasi yang menyesatkan di media sosial,” ujar Adiarsa.

Lebih lanjut, Adiarsa menjelaskan bahwa persoalan ini telah diketahui oleh pihak Kelurahan Daya, Binmas, dan LPM setempat.

Lurah Daya, Nur Alam, dalam konferensi pers juga menegaskan bahwa tudingan terhadap pemagaran jalan adalah bagian dari masalah pribadi yang dipolitisasi oleh oknum tertentu.

Ia membantah klaim bahwa pemilik tanah bertindak arogan dengan membangun pagar, seraya menyebut bahwa sudah ada beberapa kali upaya mediasi untuk menyelesaikan konflik tersebut.

Setelah informasi yang beredar diklarifikasi, warga HW yang sebelumnya mengunggah tuduhan di media sosial telah menyampaikan permintaan maaf.

Namun, pihak kuasa hukum Jerry Andreas Daeng Nyonri tidak menutup kemungkinan untuk melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib apabila masih ada provokasi lebih lanjut dari oknum yang berusaha memperkeruh situasi.

“Kami akan mengambil langkah hukum jika masih ada pihak yang terus memprovokasi tanpa dasar yang jelas,” pungkas Adiarsa. (**).

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

Ketika Wartawan TVRI ini Dikepung Puluhan Orang yang Akan Usir Keluarganya dari Rumah

April 18, 2026

ANALISIS: Apakah Instruksi Presiden itu Berlaku Soal Penegakan Hukum mafia BBM Solar Subsidi di Sulsel? (Bag.114)

April 18, 2026

ANALISIS: Menggagas Penegakan Tipikor, Potong Rantai Mafia Solar. Benarkah tak Ada Ruang Bagi Pelaku Kejahatan di Sulsel? (Bag.113)

April 16, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Ketika Wartawan TVRI ini Dikepung Puluhan Orang yang Akan Usir Keluarganya dari Rumah

April 18, 2026

ANALISIS: Apakah Instruksi Presiden itu Berlaku Soal Penegakan Hukum mafia BBM Solar Subsidi di Sulsel? (Bag.114)

April 18, 2026

Semarak Kebersamaan di Balik Tembok: Porseni HBP ke-62 Resmi Dibuka di Lapas Perempuan Sungguminasa

April 18, 2026

Menata diri dengan Iman, Warga Binaan Rutan Makassar Aktif Ikuti Pengajian

April 18, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Ketika Wartawan TVRI ini Dikepung Puluhan Orang yang Akan Usir Keluarganya dari Rumah

April 18, 2026
Berita Terbaru
  • Ketika Wartawan TVRI ini Dikepung Puluhan Orang yang Akan Usir Keluarganya dari Rumah
  • ANALISIS: Apakah Instruksi Presiden itu Berlaku Soal Penegakan Hukum mafia BBM Solar Subsidi di Sulsel? (Bag.114)
  • Semarak Kebersamaan di Balik Tembok: Porseni HBP ke-62 Resmi Dibuka di Lapas Perempuan Sungguminasa
  • Menata diri dengan Iman, Warga Binaan Rutan Makassar Aktif Ikuti Pengajian
  • Apel Pagi Dirangkaikan Pelepasan Pejabat, Lapas Maros Beri Penghargaan atas Pengabdian dan Dedikasi
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.