Sungguminasa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Sungguminasa bekerja sama dengan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL/PKL) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar kegiatan Penyuluhan dan Seminar bagi warga binaan pada Rabu, 22 Oktober 2025, pukul 09.30 WITA s.d. selesai.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi positif antara dunia akademik dan lembaga pemasyarakatan dalam upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran hukum, serta kesehatan mental warga binaan.
Seminar pertama bertema “Menguatkan Hati dan Pikiran, Jalan Menuju Ketenangan” disampaikan oleh Ibu Nur Hikmah, M.Sos., MA, dosen sekaligus narasumber dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya pengendalian diri dan kekuatan spiritual dalam menghadapi tekanan hidup di lingkungan terbatas.
“Ketenangan batin berawal dari kemampuan kita menerima diri, memperbaiki pikiran, dan mendekatkan diri kepada Allah. Itulah kunci kesehatan mental yang sesungguhnya,”ujar Nur Hikmah.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Yohani Widayati, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi mahasiswa PPL/PKL UIN Alauddin Makassar.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Kehadiran mahasiswa bukan hanya memperluas wawasan warga binaan, tetapi juga menjadi bentuk pembinaan kepribadian dan kesehatan mental yang berkelanjutan,”* tutur Kalapas.
Sebelumnya, pada Senin, 20 Oktober 2025, juga telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan bertema Penyuluhan Hukum Warga Binaan: Hak Warga Binaan dan Keluarga Islam” oleh mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar.
Dalam sesi ini, Dr. Hj. Musyfikah Ilyas, S.H.I., M.H.I. selaku narasumber menegaskan pentingnya pemahaman hukum dan nilai-nilai Islam dalam kehidupan warga binaan.
“Memahami hak sebagai warga binaan dan anggota keluarga adalah bentuk tanggung jawab moral serta langkah menuju perubahan yang lebih baik,” ungkap Dr. Musyfikah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubag Tata Usaha, Kaur Kepegawaian dan Keuangan, serta Kasubsi Registrasi yang mendampingi jalannya kegiatan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa terus menunjukkan komitmennya dalam membina warga binaan secara holistik, mencakup aspek hukum, spiritual, dan psikologis menuju pribadi yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya. (*)

