Makassar – Penyakit Tuberculosis atau sering disebut sebagai Penyakit TBC atau Penyakit TB merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis yang menyerang organ paru-paru dan dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan baik.
Mengantisipasi penyebaran penyakit Tuberkulosis di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar, Yayasan Masyarakat Peduli TB (YamaliTB) Sulawesi Selatan pagi ini lakukan penyuluhan pencegahan dan skrining penyakit TB untuk warga binaan Lapas Kelas I Makassar, Rabu (9/11).
Bersama tim Klinik kesehatan Lapas Kelas I Makassar kegiatan penyuluhan ini berfokus untuk memberikan edukasi akan pentingnya memahami gejala dan pengobatan yang tepat dalam penyembuhan penyakit TB, sesuai dengan tema kegiatan yakni “Bersatu Menuju Indonesia Bebas Tuberkulosis 2030”.
Kabid Pembinaan Narapidana, Jayadi Kusumah, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya narapidana mengetahui penyakit menular seperti TBC. “TBC ini sulit dideteksi, penularannya mudah sehingga pengatahuan tentangnya benar-benar diperlukan. Semoga saudara semua memperoleh pengetahuan dan dapat menyambungkan informasi ini kepada warga lapas yang lain,” ungkapnya.
Turut hadir Wasor TB Dinkes Kota Makassar, Diyah Fajarwati, yang memantau penyuluhan kegiatan TB warga binaan Lapas “Dengan harapan melalui kegiatan ini warga binaan dapat terbangun kesadaran diri, dan untuk orang lain. Yang terpenting adalah upaya deteksi dini gejala TBC serta mengetahui penangannya”
Kegiatan ini dilanjutkan dengan edukasi TB oleh Kasri Riswadi. Kasri mengungkapkan salah satu penyebab meningkatnya kasus ini karena pengetahuan masyarakat terhadap penyakit TBC masih relative kurang. Selain itu, faktor sosial seperti lingkungan masyarakat sangat beperan dalam penyebaran maupun penyembuhan penyakit TB.
“Masih adanya stigma negative bagi penderita TBC. Penyakit TBC adalah penyakit memalukan, penyakit orang miskin, TBC adalah penyakit guna-guna, turun-temurun. Penderita merasa dikucilkan dari lingkungannya, yang harusnya diberikan semangat dalam proses penyembuhan malah dijauhi,” terang Kasri.
Menutup kegiatan ini dilaksanakan skrining TB, dan warga binaan diminta bersama-sama mendeklarasikan TOSS TBC (Temukan Obati Sampai Sembuh), diketahui Toss TB adalah gerakan untuk menemukan pasien sebanyak mungkin dan mengobatinya sampai sembuh sehingga rantai penularan di masyarakat bisa dihentikan. (*)

