Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, Agustus 23
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»DAERAH»Presiden diminta Kembalikan Kejayaan Sabang Sebagai Pusat Ekonomi Global
DAERAH

Presiden diminta Kembalikan Kejayaan Sabang Sebagai Pusat Ekonomi Global

Indotim NewsBy Indotim NewsApril 12, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

ACEH– Direktur Forum Bangun Investasi Aceh (Forbina) Muhammad Nur SH, meminta Presiden Republik Indonesia untuk membantu mengembalikan kejayaan Sabang sebagai pusat ekonomi internasional.

Hal ini disampaikan dalam sebuah seruan yang menggarisbawahi pentingnya Sabang sebagai pintu gerbang perdagangan global yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Nur menyatakan bahwa Sabang memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat perdagangan internasional, mengingat letaknya yang strategis di Selat Malaka, salah satu jalur perniagaan tersibuk di dunia. Setiap tahun, sekitar 96.000 kapal barang melewati selat tersebut, namun potensi ini belum tergarap maksimal oleh Aceh dalam skema perdagangan internasional.

Menurutnya, Indonesia, khususnya Aceh, harus bisa memanfaatkan Sabang dalam perdagangan ekspor-impor serta sektor pariwisata untuk menarik turis asing.

“Sabang bisa menjadi pusat ekonomi yang menguntungkan bagi Aceh dan Indonesia, jika dikelola dengan serius. Padahal, kapal-kapal barang masih melewati Selat Malaka menuju pelabuhan internasional yang ada di Sabang sampai detik ini. Ini menjadi tanda bahwa Aceh, dengan segala potensi yang dimilikinya, belum bisa memanfaatkan kesempatan ini,” ujar Nur.

Aceh sendiri dikenal kaya akan berbagai komoditas unggulan, baik dari sektor pertanian maupun kelautan, seperti kopi Gayo, kelapa sawit, kakao, cengkeh, serta produk perikanan seperti ikan tuna, lobster, dan udang.

Komoditas-komoditas ini memiliki peluang besar di pasar internasional.

Menurut Forbina, pengembangan infrastruktur dan jalur perdagangan yang lebih efektif dapat membantu Aceh meraih keuntungan besar dari ekspor produk-produk unggulannya.

Selain itu, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), juga menyoroti pentingnya investasi dalam sektor kesehatan.

Ia berencana menggandeng investor Malaysia, dr. Fetrik, untuk membangun rumah sakit berteknologi tinggi di Aceh yang dapat melayani kebutuhan kesehatan kru kapal barang dan turis asing.

“Ini adalah langkah besar untuk membangun Aceh menjadi daerah yang mandiri, tidak hanya dalam ekonomi, tetapi juga dalam sektor kesehatan,” tambahnya.

Namun, Forbina juga mengkritik kebijakan pengurangan anggaran BPKS (Badan Pengusahaan Kawasan Sabang) yang mencapai 62%.

Mereka menilai kebijakan tersebut menghambat upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menarik investasi ke Aceh. Menurut Forbina, BPKS perlu melakukan pendekatan yang lebih kuat kepada pemerintah pusat untuk memastikan perubahan signifikan dalam pembangunan Sabang dan Aceh secara keseluruhan.

“Sudah saatnya kita mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat. Kami berharap Presiden dapat mendukung Aceh dalam meraih potensi besar ini, bukan hanya dengan pemotongan anggaran, tapi dengan kebijakan yang konkret dan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat Aceh,” tegas Muhammad Nur.

Dengan berbagai potensi dan harapan yang ada, Forbina berharap pemerintah pusat akan lebih serius membantu Aceh untuk mewujudkan visi besar ini, mengembalikan kejayaan Sabang, dan mengembangkan Aceh sebagai pusat ekonomi internasional yang berdaya saing tinggi. (*)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan

Agustus 18, 2026

KOLOM: Percepatan RUU Perampasan Aset, Partisipasi Publik Vs Tekanan Politik? 

Agustus 18, 2026

Aktivis Desak Klarifikasi Setelah Korwil SPPG Pinrang Diduga Jabat Kepala Dapur Sidrap

Agustus 16, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Senam Rutin dan Penutupan Porseni Semarakkan HUT ke-81 RI di Lapas Maros

Agustus 22, 2026

Peringati HUT RI ke-81, 263 Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Terima Remisi Kemerdekaan

Agustus 20, 2026

GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan

Agustus 18, 2026

APAK dan GRH Desak IAS Ambil Sikap Tegas Demi Menjaga Marwah Partai Golkar dan Kepercayaan Publik

Agustus 18, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Kapan Pembangunan Pertanian di Camba Bisa Tersentuh Pemkab Maros ?

Agustus 2, 2014
Berita Terbaru
  • Senam Rutin dan Penutupan Porseni Semarakkan HUT ke-81 RI di Lapas Maros
  • Peringati HUT RI ke-81, 263 Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Terima Remisi Kemerdekaan
  • GRH Soroti Foto Ketua KONI Makassar Bersama Kajari: Jangan Sampai Penanganan Kasus Hibah Rp15 Miliar Terpengaruh Kedekatan
  • APAK dan GRH Desak IAS Ambil Sikap Tegas Demi Menjaga Marwah Partai Golkar dan Kepercayaan Publik
  • KOLOM: Percepatan RUU Perampasan Aset, Partisipasi Publik Vs Tekanan Politik? 
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.