Teminabuan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Provinsi Papua Barat Daya menggelar Pelatihan Manajemen Pemasaran bagi mama-mama dan pemuda Orang Asli Papua (OAP) di Kampung Kamaro, Distrik Seremuk, Kabupaten Sorong Selatan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sorong Selatan, Yohan Bodori, S.Sos., MTr., AP.
Dalam sambutan yang dibacakan Wabup, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal, khususnya mama-mama dan generasi muda OAP, dalam mengelola serta memasarkan produk berbasis potensi daerah.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para pelaku usaha mampu berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas pemasaran hingga ke tingkat nasional maupun global,” ujarnya.
Gubernur menekankan pentingnya peningkatan keterampilan kewirausahaan untuk mendorong daya saing produk lokal.
Ia mengakui potensi ekonomi besar di Papua Barat Daya, meski belum optimal karena keterbatasan inovasi, promosi, dan kreativitas.
“Padahal dari sisi kualitas, produk lokal kita tidak kalah dengan produk daerah lain. Yang dibutuhkan adalah peningkatan kapasitas dan keberanian untuk berinovasi,” tambahnya.
Pemprov Papua Barat Daya berkomitmen mendorong pemberdayaan UMKM sebagai pilar ekonomi daerah untuk mengurangi kemiskinan dan membuka lapangan kerja.
Gubernur juga meminta program pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, dengan memperkuat keunggulan produk lokal berbasis bahan baku, kearifan lokal, dan keunikan budaya.
Kepada peserta, ia berpesan agar serius mengikuti pelatihan dan menjadi pelaku usaha yang kreatif, inovatif, serta tekun, sehingga produk mereka menjadi ikon daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan daerah untuk meningkatkan kualitas SDM dan ekonomi berbasis inovasi serta teknologi.
Dengan mengucap syukur, Gubernur secara resmi membuka pelatihan tersebut, berharap memberi dampak nyata bagi UMKM di Sorong Selatan.
Sementara itu, Ketua Panitia Hengki Saflafo, S.SIP., MTr., AP, selaku Kabid Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kampung Dinas, menjelaskan bahwa pelatihan ini bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat kampung bagi OAP.
Kegiatan dilaksanakan serentak di tiga lokus: Kabupaten Maybrat, Sorong Selatan, dan Sorong. “Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan masyarakat OAP dalam pengelolaan usaha, pengemasan, dan pemasaran produk,” ungkapnya.
Hengki menambahkan, pelatihan ini krusial untuk mendorong kemandirian ekonomi Papua menghadapi tantangan keberlanjutan usaha.
Diharapkan peserta tak hanya memproduksi, tapi juga mahir mengelola, mengemas, dan memasarkan produk secara kompetitif.
(Team/Red)

