Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, Oktober 7
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»ADVERTORIAL»Yuk, Kenali Keaslian Batu Permata Bacan
ADVERTORIAL

Yuk, Kenali Keaslian Batu Permata Bacan

admininBy admininAgustus 9, 2014Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

kumpulan-batu-bacanIndotimnews– Hati-hati dengan maraknya pencari batu permata. Para penambang batu permata memanfaatkan kesempatan menyebut batu batan. Sebab itu, waspadai memilih batu bacan.

Nah, CRYSOCCOLLA adalah  MINERAL  batu yang dikandung oleh jenis BATU BACAN. BATU Jenis ini terbilang unik dibanding batuan NUSANTARA lainnya. Apapun mereka katakan,bagaimanapun mereka akali,atau menjatuhkan nilai BATU BACAN,hanya merekalah manusia yang BODOH menilai bagaimana BATU BACAN sesungguhnya.
Saat sekarang,ada kelompok yang sengaja menimbulkan presepsi dan menggiring untuk masuk lingkaran pembodohan. Batu Bacan akan jelas diketahui corak dan sifat Batunya hingga kita tidak bisa  dibohongi.
Pertama tama daging Batunya. (Tidak ada kesan kaca didalamnya saat disenter lampu,atau urat air dalam daging batu,serat dari kasar hingga menjadi kristal) Beda seperti batuan  Batu GARUT,AKIK(Agate),KECUBUNG(Amethyst),ATAU Istilahnya BATUAN KALIMANTAN,SAPIR(Turquese), ZAMRUT (emerald),
CHRYSOCOLLA ada di Maluku Utara Indonesia
Variasi Warna : Hijau, Biru, Hijau Kebiruan,
Biru Kehitaman ataupun Coklat
Kadar Transparasi : Translucent – Opak
Luster : Vitreous, Porcelaneous, Waxy, Dull, Earthy
Index Bias : 1.460 – 1.570
Kadar Keras : 2.5 – 3.5 Skala Mohs.
Berat Jenis :  1.93 – 2.40 gr/cm3
Formula Kimia : (Cu,Al)2H2Si2O5(OH)4 + nH2O
(Hydrated Coopper Sillicate)
Sistem Kristal : Orthorhombic
Tahun ditemukan : 315 Sebelum Masehi
Wilayah Penghasil : Australi, Chili, Indonesia Maluku Utara, USA, Israel, Kongo, dll
Chrysocolla berasal dari Bahasa Yunani, terdiri dari dua kata yaitu Chryso (emas) dan Colla (lem). DinamakanChrysocolla karena dulunya mineral ini banyak digunakan oleh tukang emas untuk bahan soldier/patri. Di Romawi perekat yang terbuat dari Chrysocolla disebut santerna yang digunakan untuk mengelas/menyambung/menempelkan keping – keping emas.
Istilah penyebutan Chrysocolla pertama digunakan oleh seorang filsuf sekaligus ahli botani Yunani yang bernama Theophratus pada tahun 315 sebelum masehi.
Di zaman mesir kuno, Chrysocolla disebut sebagai “wise stone” atau “batu bijak” dan disebutkan sering dipakai Cleoatra sebagai perhiasan. Meskipun Chrysocolla hanya memiliki tingkat kekerasan rendah namun Chrysocollaadalah salah satu jenis mineral yang terkenal dalam dunia batu permata.
Chrysocolla sering ditemukan bercampur dengan quartz atau “menyatu” dengan chalcedony. Maka dari itu sering kita dengar istilah Chrysocolla Chalcedony, Chrysocolla Agatized ataupun Quartz Chrysocolla.
Chrysocolla yang murni sangat lembut dan rapuh dengan kadar kekerasan sekitar 2.5 – 3.5 Mohs Scale dan tidak cocok untuk permata faceted atau cabochons.
Namun Chrysocolla yang menyatu dengan chalcedony memiliki kekerasan yang tinggi yaitu sekitar 7 Mohs Scale dan sering disebut “Gem Silica” atau “Chrysocolla Chalcedony “dalam dunia perdangan batu international.
Chrysocolla Chlacedony tahan lama dan dapat digosok atau difaset untuk digunakan sebagai batu  permata. Chrysocolla terkadang juga ditemukan.”menyatu” dengan Azurite dan Malachite.
Chrysocolla dapat ditemukan di berbagai tempat di dunia, mulai dari Kongo, Israel, USA, Chili dan di negara kita, Indonesia juga ditemukan Chrysocolla dengan kualitas yang baik.
Pengahasil Chrysocolla yang umumnya adalahChrysocolla Chalcedony di Indonesia yaitu Pulau Kasiruta, Pulau Bacan dan Halmahera Selatan.
Namun yang sangat terkenal adalah Chrysocolla Chalcedony dari Pulau Bacan sehingga dikenal dengan nama Batu Bacan.
Di Pulau Kasiruta, Chrysocolla ditambang di kecamatan Bacan Barat tepatnya di Desa Doko dan Desa Palamea. Jarak desa satu dengan yang lain hanyalah 3 hingga 5 km.
Chrysocolla Chalcedony yang dihasilkan Desa Palamea sering disebut dengan Bacan Palamea yang biasanya berwarna hijau segar, muda dan cerah dengan kualitas kristal cukup baik.
Dan Chrysocolla Chalcedony dari Desa Doko sering disebut Bacan Doko yang biasanya hijau tua, hitam, hijau cincau, biru, biru kehijauan dan coklat. Bacan Doko biasanya mempunyai kadar transparasi yang rendah atau jarang ditemukan kristal seperti Bacan Palamea.
Namun Bacan Doko yang kristal juga terkadang ditemui meskipun terbilang sangat langka!
Sumber: bacancryscollablogspot.com

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
adminin
  • Website

Related Posts

Istri Tewas Ditikam, Suami Diduga Bakar Diri di Gowa. Begini Penjelasan Kapolresta Gowa

Oktober 6, 2026

Bakti Teritorial HUT TNI ke-81: Makan Gratis untuk Warga Mangasa

Oktober 5, 2026

Polemik Gowa: Bupati Angkat Bicara soal Gangguan Proses Hukum

Oktober 4, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

Tes Urine Rutin Petugas & Warga Binaan, Lapas Perempuan Sungguminasa Perkuat Deteksi Dini dan Komitmen Bersih dari Narkoba

Oktober 7, 2026

Cegah Gangguan Keamanan, Jajaran Pengamanan Lapas Perempuan Sungguminasa Gelar Sidak Rutin Blok Hunian

Oktober 6, 2026

Pastikan Asupan Makanan Sehat, Kalapas Tinjau Langsung Pengolahan Makanan di Dapur Lapas

Oktober 6, 2026

Kemandirian di Balik Jeruji: Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Olah Tempe Berkualitas

Oktober 6, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Tes Urine Rutin Petugas & Warga Binaan, Lapas Perempuan Sungguminasa Perkuat Deteksi Dini dan Komitmen Bersih dari Narkoba

Oktober 7, 2026

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014
Berita Terbaru
  • Tes Urine Rutin Petugas & Warga Binaan, Lapas Perempuan Sungguminasa Perkuat Deteksi Dini dan Komitmen Bersih dari Narkoba
  • Cegah Gangguan Keamanan, Jajaran Pengamanan Lapas Perempuan Sungguminasa Gelar Sidak Rutin Blok Hunian
  • Pastikan Asupan Makanan Sehat, Kalapas Tinjau Langsung Pengolahan Makanan di Dapur Lapas
  • Kemandirian di Balik Jeruji: Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Olah Tempe Berkualitas
  • Perkuat Keamanan dan Efektivitas Penjagaan, Kalapas Gelar Pengarahan Bersama Jajaran Pengamanan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.