MAKASSAR– Tampaknya, ketenangan warga, Khususnya di Kota Makassar kembali terusik dengan aksi kelompok penjahat jalanan yang dikenal dengan nama begal yang tak segan segan melukai target kejahatan mereka (warga).
Nah, Rian Rifaldi, salahsatu mahasiswa perguruan tinggi suasta (PTS), menjadi salahsatu korban begal yang selamat dari aksi kriminalitas kelompok begal di Makassar.
Menurut Rian yang sudah melaporkan kejadian yang menimpanya di kepolisian, akhir bulan januari 2022 lalu sekitar Pukul 01.30 Wita, ia melintas di depan Perumahan Citra Land, Jalan Hertasning, tiba-tiba diserang kelompok bermotor yang jumlahnya berkisar 40 orang.
“Saat itu saya bersama kawan yang juga menggunakan motor, baru pulang menuju rumah habis menghadiri rapat organisasi GEMA GARDA NUSANTARA, di area perumahan tersebut, tiba-tiba kami diserang kelompok yang diduga begal,” papar Rian yang juga aktifis kemahasiswaan ini, Rabu (16/2).
Ditambahkan, saat diserang Afrisal yang mengendarai sepeda motor bersama kawannya sempat kena bogem mentah dan akhirnya menghindari amukan dengan meninggalkan lokasi, namun para begal ini terus mengejar dengan bringas hingga ke wilayah Kabupaten Gowa.
“Kami berempat nyaris terbunuh akibat ulah para begal. Merekapun saat itu membentangkan anak busur. Untung saja tak mengenai kami,” paparnya.
Saat itupula Rian bersama rekannya melaporkan kejadian tersebut di Polres Gowa, namun aparat Polres Gowa mengarahkan melapor ke Polsek Manggala, Polrestabes Makassar, karena tempat kejadian perkara (TKP) awak di area Polsek Manggala, Polrestabes Makassar
Namun hingga saat ini perkembangan penyelidikan polisi di Mapolsek Manggala atas peristiwa yang membuat aktivis ini dan kawannya nyaris terbunuh, tidak mendapat titik terang pengungkapannya.
Sementara itu Rais, salahsatu aktivis kemahasiswaan saat mendampingi Afrisal dalam memberi keterangan pers ke media ini, mendesak aparat kepolisian, khususnya Polrestabes Makassar, kembali memberi jaminan rasa aman ke warga akibat ancaman begal yang mulai menjadi momok menakutkan.
“InsyaAllah kami akan turun melakukan aksi unjuk rasa meminta Bapak Kapolrestabes memberi jaminan keamanan warga atas menggeliatnya kembali pelaku kejahatan jalanan atau begal,” tegas Rais. (*)
