Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, Agustus 28
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»RAGAM»Ada Mahasiswa Makassar Gelar Aksi Tunggal Tolak Gelar Pahlawan untuk Soeharto!
RAGAM

Ada Mahasiswa Makassar Gelar Aksi Tunggal Tolak Gelar Pahlawan untuk Soeharto!

Indotim NewsBy Indotim NewsOktober 29, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

 MAKASSAR– Di tengah hiruk-pikuk peringatan Hari Sumpah Pemuda, satu pemandangan berbeda tampak di ruas Jalan A.P. Pettarani, Makassar. Seorang mahasiswa berdiri sendiri di bawah terik matahari, membentangkan spanduk dan berorasi lantang menolak rencana pemberian gelar pahlawan kepada mantan Presiden Soeharto.

Mahasiswa itu adalah Irwan, aktivis muda yang tergabung dalam Simpul Pergerakan Mahasiswa dan Pemuda (SPMP). Dengan hanya ditemani satu ban bekas di sampingnya, Irwan melancarkan aksi tunggal atau solo protest di depan kantor Telkom Indonesia, menyuarakan sikap moralnya terhadap keputusan pemerintah yang dinilainya mencederai semangat reformasi.

Dalam orasinya, Irwan menegaskan bahwa pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto adalah bentuk penghianatan terhadap sejarah perjuangan mahasiswa dan rakyat yang menumbangkan rezim otoriter pada 1998.

> “Hari ini saya berdiri menolak gelar pahlawan untuk Soeharto. Pemberian gelar itu adalah bentuk penghianatan terhadap semangat reformasi yang diperjuangkan dengan darah dan air mata,” tegas Irwan dalam orasinya.

 

Ketua SPMP, Ozi Ekayama, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh salah satu pengurus organisasinya. Ia menjelaskan bahwa aksi tunggal itu merupakan simbol keteguhan mahasiswa dalam mempertahankan idealisme, meski dilakukan seorang diri.

> “Aksi Irwan adalah bentuk perlawanan simbolik. Ia ingin menunjukkan bahwa perjuangan mahasiswa tidak diukur dari jumlah massa, tetapi dari keberanian untuk bersuara demi kebenaran,” ujar Ozi.

 

Ozi menambahkan, SPMP menilai bahwa generasi muda harus terus mengawal nilai-nilai reformasi dan menolak segala bentuk upaya pelapukan sejarah yang berpotensi mengaburkan fakta masa lalu.

> “Sebagai pemuda dan mahasiswa, kami akan tetap berdiri pada nilai-nilai perjuangan. Sekalipun hanya satu orang yang tersisa, suara itu tidak boleh padam,” tandasnya.

 

Aksi tunggal Irwan pun menjadi sorotan publik di Makassar, mengingat keberaniannya tampil sendiri di tengah maraknya aksi massa pada momentum Hari Sumpah Pemuda. Aksi ini menjadi pengingat bahwa semangat kritis mahasiswa masih hidup — bahkan dalam kesunyian seorang demonstran.

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

KOLOM: Mengapa Kejahatan Daring ‘Passobis’ di Sulsel Sulit Diberangus?

Agustus 26, 2026

Maulid Nabi Jadi Momentum Satbrimob Polda Sulsel Perkuat Polri Presisi dan Kepedulian Sosial

Agustus 25, 2026

KOLOM: Sindikat Passobis Sidrap dan Alarm Sulsel

Agustus 24, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

KOLOM: Mengapa Kejahatan Daring ‘Passobis’ di Sulsel Sulit Diberangus?

Agustus 26, 2026

Maulid Nabi Jadi Momentum Satbrimob Polda Sulsel Perkuat Polri Presisi dan Kepedulian Sosial

Agustus 25, 2026

Tegakkan Zero Halinar, Tim Patnal Kanwil Ditjenpas Sulsel Gelar Sidak di Lapas Perempuan Sungguminasa

Agustus 25, 2026

KOLOM: Sindikat Passobis Sidrap dan Alarm Sulsel

Agustus 24, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Kapan Pembangunan Pertanian di Camba Bisa Tersentuh Pemkab Maros ?

Agustus 2, 2014
Berita Terbaru
  • KOLOM: Mengapa Kejahatan Daring ‘Passobis’ di Sulsel Sulit Diberangus?
  • Maulid Nabi Jadi Momentum Satbrimob Polda Sulsel Perkuat Polri Presisi dan Kepedulian Sosial
  • Tegakkan Zero Halinar, Tim Patnal Kanwil Ditjenpas Sulsel Gelar Sidak di Lapas Perempuan Sungguminasa
  • KOLOM: Sindikat Passobis Sidrap dan Alarm Sulsel
  • Lagi, Warga Gowa Desak Bupati Mundur
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.