Close Menu
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, Agustus 26
Indotim NewsIndotim News
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Indotim NewsIndotim News
  • Berita
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • EKOBIS
  • BIDIK LENZA
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • ADVERTORIAL
  • SOSBUD
Home»HUKRIM»ANALISIS: Presiden Perintahkan Penghematan BBM, Apakah Kejahatan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Sulsel tak Ngaruh? (Bag. 107)
HUKRIM

ANALISIS: Presiden Perintahkan Penghematan BBM, Apakah Kejahatan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Sulsel tak Ngaruh? (Bag. 107)

Indotim NewsBy Indotim NewsMaret 24, 2026Updated:Maret 24, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Email WhatsApp

Oleh: Zulkifli Malik

Pada 13 Maret 2026, dalam Sidang Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Presiden Prabowo Subianto secara tegas memerintahkan seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk mengkaji langkah-langkah penghematan bahan bakar minyak (BBM) non subsidi dan subsidi, sebagai respons antisipatif terhadap gejolak harga minyak dunia akibat konflik Timur Tengah.

Instruksi presiden ini menyoroti urgensi efisiensi energi di tengah ancaman kenaikan harga dan gangguan pasokan dari perang AS-Israel-Iran, dengan opsi kebijakan mencakup penerapan kerja dari rumah (WFH) bagi sebagian pegawai, pengurangan mobilitas kendaraan dinas, serta optimalisasi anggaran energi di sektor strategis.

Referensi internasional seperti kebijakan Pakistan yang menerapkan WFH massal, pemangkasan hari kerja, dan pengurangan armada kendaraan pemerintah menjadi acuan bagi Indonesia untuk menghindari defisit subsidi BBM yang kian membengkak.

Nah, di tingkat lokal, implementasi langsung terlihat di Jember di bawah Bupati Gus Fawait, di mana pejabat wajib berbagi kendaraan dinas dan membatasi penggunaan mobil pribadi, mencontohkan bagaimana instruksi pusat dapat diterjemahkan menjadi aksi konkret.

Namun, ironisnya, upaya penghematan nasional ini tersandung pada praktik ilegal penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar yang masih marak di Sulawesi Selatan, khususnya di wilayah Makassar, Maros, Kabupaten Bone, dan Takalar.

Media lokal kerap menyoroti kelangkaan solar di sejumlah SPBU tersebut, dengan modus penyelewengan seperti pengisian jerigen massal oleh sepeda motor, pemindahan ilegal ke kapal tanker, serta dugaan keterlibatan oknum pengawas SPBU dengan sindikat mafia BBM.

Kasus kelangkaan jelang Lebaran 2026 di Bone, misalnya, diduga berkaitan langsung dengan praktik ini, merugikan petani, nelayan, dan sektor produktif lain yang bergantung pada solar subsidi Rp6.800 per liter.

Puncak pengungkapan terjadi pada 22 Februari 2026, ketika Komando Daerah Armada VI (Kodaeral VI) TNI AL Makassar mengamankan dua kapal SPOB Sukses Rahayu 999 dan Sania serta tujuh mobil tangki yang mengangkut sekitar 106 kiloliter solar subsidi ilegal tanpa dokumen resmi di perairan dan gudang Tamalanrea.

Barang bukti tersebut rencananya pada data itu  diserahkan ke Polda Sulawesi Selatan untuk proses hukum lebih lanjut berdasarkan UU Pelayaran No. 17/2008, dengan nilai kerugian negara mencapai puluhan miliar rupiah akibat penyelewengan subsidi.

Sayangnya, hingga akhir Maret 2026, tidak ada informasi publik mengenai kelanjutan proses  pembongkaran jaringan dalang, menimbulkan kesan bahwa penegakan hukum oleh aparat penegak hukum (APH) mandul di tengah instruksi penghematan presiden.

Fenomena ini bukan hanya melemahkan kebijakan nasional, melainkan juga mengancam kredibilitas pemerintahan Prabowo dan APH Sulsel dan pemerintah daerah diharuskan segera mengaktifkan audit SPBU, transparansi peradilan, dan sanksi tegas untuk menyelaraskan aksi lokal dengan mandat hemat BBM pusat. (Bersambung)

SLIDER
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Email
Indotim News
  • Website

Related Posts

KOLOM: Mengapa Kejahatan Daring ‘Passobis’ di Sulsel Sulit Diberangus?

Agustus 26, 2026

Maulid Nabi Jadi Momentum Satbrimob Polda Sulsel Perkuat Polri Presisi dan Kepedulian Sosial

Agustus 25, 2026

KOLOM: Sindikat Passobis Sidrap dan Alarm Sulsel

Agustus 24, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

  • Berita Terkini
  • Post Popular

KOLOM: Mengapa Kejahatan Daring ‘Passobis’ di Sulsel Sulit Diberangus?

Agustus 26, 2026

Maulid Nabi Jadi Momentum Satbrimob Polda Sulsel Perkuat Polri Presisi dan Kepedulian Sosial

Agustus 25, 2026

Tegakkan Zero Halinar, Tim Patnal Kanwil Ditjenpas Sulsel Gelar Sidak di Lapas Perempuan Sungguminasa

Agustus 25, 2026

KOLOM: Sindikat Passobis Sidrap dan Alarm Sulsel

Agustus 24, 2026

Pastor Yance Yogi dari Intan Jaya; Uskup Merauke urus umat, bukan sibuk pemekaran wilayah

Mei 29, 2022

DPC Pandawa Pattingalloang Gowa Laksanakan Rapat Persiapan Pelantikan

Agustus 15, 2022

Antara WikiLeaks dan SBY, Siapa Bohong?

Agustus 1, 2014

Kapan Pembangunan Pertanian di Camba Bisa Tersentuh Pemkab Maros ?

Agustus 2, 2014
Berita Terbaru
  • KOLOM: Mengapa Kejahatan Daring ‘Passobis’ di Sulsel Sulit Diberangus?
  • Maulid Nabi Jadi Momentum Satbrimob Polda Sulsel Perkuat Polri Presisi dan Kepedulian Sosial
  • Tegakkan Zero Halinar, Tim Patnal Kanwil Ditjenpas Sulsel Gelar Sidak di Lapas Perempuan Sungguminasa
  • KOLOM: Sindikat Passobis Sidrap dan Alarm Sulsel
  • Lagi, Warga Gowa Desak Bupati Mundur
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Indeks Berita
© 2026 INDOTIM NEWS | by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.