Gowa – Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa melaksanakan kegiatan Bakti Sosial berupa layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Sabtu, (23/5/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau dan bermanfaat bagi warga sekitar maupun pengunjung lapas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh petugas kesehatan Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa dengan melibatkan 2 orang tenaga dokter, 2 orang tenaga bidan dan 1 orang tenaga perawat. Pelayanan pemeriksaan kesehatan dipusatkan di teras Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa tepat dihari berlangsungnya layanan kunjungan tatap muka. Kegiatan berlangsung dengan tertib serta mendapat antusiasme dari masyarakat khususnya keluarga warga binaan yang akan membesuk.
Adapun layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengecekan suhu tubuh, nadi, pernapasan, dan tekanan darah. Selain itu, dilakukan pula skrining awal faktor risiko penyakit melalui pemeriksaan gula darah sewaktu, asam urat, dan kolesterol sesuai indikasi. Masyarakat juga mendapatkan layanan konsultasi kesehatan singkat bersama dokter Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa serta pemberian obat sesuai kebutuhan.
Total sebanyak 49 orang masyarakat sekitar dan pengunjung Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Yohani Widayati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemasyarakatan untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan bakti sosial layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan sekaligus mempererat hubungan baik antara Lapas Perempuan Sungguminasa dengan lingkungan sekitar. Ini juga menjadi wujud nyata kepedulian dan pengabdian kami kepada masyarakat,” ujar Yohani Widayati.
Salah satu warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan, Nursaida mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami masyarakat sekitar. Pelayanannya baik, petugasnya ramah, dan kami bisa memeriksa kesehatan tanpa dipungut biaya. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan,” ungkapnya.
Kasi Binadik, Andi Annisya yang turut mendampingi kegiatan turut menyampaikan bahwa selain pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, dilaksanakan pula edukasi dan penyuluhan kepada para pegawai terkait penyakit Hantavirus.
” Kegiatan strategis ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait kewaspadaan terhadap risiko penularan Hantavirus. Oleh karena itu, pada kesempatan ini melalui tim kesehatan kami memberikan edukasi pencegahan penyakit Hantavirus serta perilaku hidup bersih dan sehat baik dirumah maupun saat bertugas di kantor”, ujarnya. (*)

