Penulis: Indotim News

MAKASSAR–  Pergerakan Mahasiswa Peduli Hukum (PMPH) menggelar aksi unjuk rasa sebagai kontrol sosial tegas atas dugaan korupsi dalam proyek rehabilitasi jalan dan drainase senilai Rp21,6 miliar dari APBN 2025. Proyek di bawah Satuan Kerja (Satker) Wilayah III dan PPK 3.2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan ini dicurigai penuh kejanggalan serius yang merugikan negara. Investigasi lapangan PMPH mengungkap fakta mencengangkan, jalan rusak sebelum masa pemeliharaan usai, kualitas aspal di bawah standar mutu, serta dugaan pengabaian pekerjaan pondasi agregat (LPA dan LPB) sesuai spesifikasi teknis. Temuan ini menunjukkan pelaksanaan asal-asalan yang berpotensi manipulasi anggaran rakyat. Aksi direncanakan Kamis, 5…

Read More

Belakangan, masyarakat di Makassar dan sekitarnya ramai mempertanyakan sosok di balik dua kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB) serta tujuh mobil tangki BBM yang diamankan TNI AL di perairan Makassar. Operasi ini menegaskan kembali ancaman penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ilegal yang masih menggerogoti keuangan negara dan meresahkan distribusi energi resmi melalui subsidi. ‎Dua kapal SPOB yang diamankan TNI AL melalui Kodaeral VI Makassar merupakan unit pengangkut solar berkapasitas besar, masing‑masing beroperasi diduga kuat  tanpa dokumen resmi yang sah.  Data yang dirilis menyebutkan kedua SPOB itu mengangkut total sekitar 106 kiloliter (KL) solar jenis High Speed Diesel (HSD), dengan muatan…

Read More

Praktik dugaan mafia solar industri terkesan menunjukkan pola terstruktur dan sistematis, mulai dari manipulasi dokumen distribusi, penggantian identitas tangki, hingga pemanfaatan jalur laut. Redaksi IndotimNews Menelusuri praktik dugaan jaringan mafia BBM di Indonesia, khususnya solar industri, menunjukkan adanya pola operasi yang terstruktur melalui penggantian dokumen surat jalan transportir mobil tangki putih biru berlebel solar industri, seperti dari wilayah Sulsel, setelah pengiriman ke kawasan tambang seperti Morowali. Modus tersebut dilakukan tanpa kejelasan asal usul barang berupa dokumen resmi seperti LO, DO, maupun manifest, sehingga berpotensi melanggar ketentuan distribusi resmi yang ditetapkan oleh Pertamina Patra Niaga. Dengan demikian, praktik ini mengindikasikan adanya…

Read More

MAKASSAR– Sekitar 100 mahasiswa dari Koalisi Lintas Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Selatan dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Rabu (25/2). Aksi ini menyoroti dugaan pemotongan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep. Demonstrasi ini menjadi bentuk pengawasan masyarakat terhadap pengelolaan dana JKN yang bersumber dari BPJS Kesehatan. Massa menuntut aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan penyelidikan, evaluasi, serta audit menyeluruh.Koordinator lapangan aksi menegaskan bahwa dana kapitasi JKN merupakan hak tenaga kesehatan, yang pembagiannya diatur berdasarkan regulasi, indikator kinerja, dan beban kerja profesi terkait. “Pemotongan…

Read More

PANGKEP– Penemuan puluhan bahan peledak yang diduga dimaksudkan untuk pembuatan bom ikan oleh Satuan Kepolisian Laut dan Udara (Polairud) Polres Pangkep telah menimbulkan perhatian luas dari masyarakat. Apakah pelakunya ngumpet? Barang bukti berbahaya tersebut ditemukan tanpa kehadiran pemilik atau tersangka, sehingga memicu keraguan dari berbagai kalangan, termasuk anggota legislatif daerah, serta organisasi kemahasiswaan daerah tersebut. Kepala Bidang Advokasi Gerakan Pelajar Mahasiswa Garda Nusantara Sulsel, Rahmatullah menyayangkan pernyataan temuan tanpa tersangka atau pemilik bahan peledak (bom ikan) tersebut. “Seharusnya dari awal pihak polairud Polres Pangkep transparan atas penyitaan tersebut. Apalagi dijelaskan tak jelas pemiliknya, menimbulkan berbagai sorotan tajam di tengah masyarakat,”…

Read More

 Oleh: Zulkifli Malik Penangkapan dua kapal pengangkut solar subsidi ilegal oleh TNI AL di perairan Makassar baru-baru ini seperti tamparan keras bagi sindikat kejahatan ekonomi. Operasi gagah ini menyita 106 kiloliter BBM yang diduga disalahgunakan, tapi benarkah ini akhir dari mafia BBM di lautan Nusantara? Bayangkan, dini hari 22 Februari 2026, KRI Suluh Pari II-6-60 meluncur ganas, mengamankan SPOB Sania dan SPOB Sukses Rahayu 999 tepat di perairan Makassar, plus gudang Tamalanrea. Tujuh truk tangki ikut jerat, membawa bukti nyata distribusi gelap solar subsidi tanpa izin layar. Danlantamal VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, tegas pada konferensi pers yang…

Read More

MANGGARAI– Kuasa hukum Hasanuddin, Aldri Dalton Ndolu, membantah keras isu pemerasan yang menyeret kliennya. Menurutnya, pemanggilan klien oleh Polsek Manggarai Barat murni untuk klarifikasi pembuatan surat keberatan dari Tua Golo Nggoer. Pernyataan itu disampaikan Aldri saat konferensi pers di Mapolres Manggarai Barat, Rabu (25/2/2026) malam. “Pemeriksaan klien kami hari ini dipanggil untuk klarifikasi tentang pembuatan surat, yaitu membantu salah satu masyarakat Nggoer, Tua Golo Nggoer, terkait surat keberatan,” ungkap Aldri. Ia menjelaskan, surat tersebut dibuat atas permintaan Tua Golo Nggoer yang datang langsung ke kantor kliennya. “Klien kami mengetik surat itu di laptopnya karena diminta tolong oleh saudara S,” tambahnya.…

Read More

MAKASSAR– Upaya pemberantasan praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali ditegaskan aparat militer di wilayah laut Makassar. Komando Daerah Maritim VI (Kodaeral VI) mengumumkan keberhasilan menggagalkan distribusi solar ilegal yang diduga melibatkan jaringan sindikat, dalam konferensi pers yang digelar Rabu, (25/2). Langkah ini dinilai sebagai bagian dari penguatan pengawasan distribusi energi bersubsidi yang kerap menjadi celah praktik kejahatan ekonomi. Pengungkapan kasus tersebut bermula dari operasi pada Minggu dini hari, 22 Februari 2026, ketika dua kapal jenis Self Propelled Oil Barge (SPOB) yakni SPOB Sania dan SPOB Sukses Rahayu 999 diamankan petugas. Kedua kapal itu dicurigai memuat solar bersubsidi yang…

Read More

Oleh: Zulkifli Malik Penangkapan dua kapal SPOB, yaitu Sania dan Sukses Rahayu 999, beserta tujuh mobil tangki oleh Komando Daerah Armada (Kodaeral) VI TNI AL di Perairan Makassar pada 22 Februari 2026, menandai aksi tegas terhadap dugaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ilegal, khususnya solar bersubsidi. Operasi ini, yang melibatkan patroli KAL Suluh Pari II.6-60, mengungkap muatan solar mencapai 90 KL pada SPOB Sania dan 16 KL pada SPOB Sukses Rahayu 999. Temuan awal mencakup ketidakpatuhan terhadap Surat Persetujuan Berlayar (SPB/SPOG) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, pengawakan tanpa sijil sah, serta penyalahgunaan BBM bersubsidi yang…

Read More

 Dalam dinamika penegakan hukum maritim di wilayah perairan Indonesia, TNI Angkatan Laut (TNI AL) kembali menegaskan komitmennya yang tak tergoyahkan dalam menjaga keamanan laut nasional. Seperti yang dikutip pada akun Instagram tni-angkatan- laut yang tayang Selasa 26 Februari 2026, dilakukan operasi penindakan terbaru oleh Prajurit Kodaeral VI bersama unsur patroli laut KAL Suluh Pari II.6-60 di Perairan Makassar serta kawasan Pergudangan Tamalanrea, Makassar, pada Minggu dini hari (22/2/2026), telah  menggagalkan dugaan upaya tindak ilegal pendistribusian bahan bakar minyak (BBM). Aksi ini merupakan manifestasi dari paradigma penegakan hukum yang proaktif, di mana institusi militer berperan sebagai garda terdepan dalam melindungi kedaulatan…

Read More